Menciptakan kebiasaan positif sering menjadi tantangan untuk kita semua. James Clear, dalam bukunya Atomic Habits mengajarkan bagaimana memulai kebiasaan dengan langkah-langkah sederhana. Berikut adalah beberapa tahapan-tahapan yang mungkin bisa kita jalankan:
- Melekatkan identitas pada tujuan atau kebiasaan yang ingin dicapai. Biasanya orang sudah memiliki tujuan yang ingin hendak dicapai. Namun karena tujuan itu tampak masih jauh dicapai, maka orang seringkali kehilangan motivasi di tengah jalan. Dengan melekatkan tujuan yang hendak dicapai pada identitas diri kita, akan membuat gerak dan perilaku kita terarah dengan sendirinya. Misalnya kita ingin belajar berlari sejauh 10 Km, maka katakan dalam diri kita “ Saya adalah pelari”, dengan begitu kita akan termotivasi. Di jaman ini, untuk menguatkan identitas kita sebagai pelari, kita bisa mengunggahnya di media sosial aktivitas lari yang kita lakukan. Sehingga menguatkan dan meyakinkan diri kita dan mendorong orang lain melihat kita sebagai orang yang gemar lari. Sehingga dorongan untuk berusaha berlari menjadi semakin kuat.
- Buat kebiasaan terlihat mudah diterapkan. Otak kita bekerja seperti radar. Begitu ada pemicu kita cenderung melakukan kebiasaan. Jikalau kita inginmenumbuhkan kebiasaan minum air, maka letakkan air di tempat yang mudah dijangkau dan dilihat. Buat tempat dan situasi yang membuat kita terpicu melakukan kebiasaan baik itu dilakukan.
- Gunakanlah prinsip temptation bundling, yaitu melekatkan suatu kebiasaan yang diinginkan dengan sesuatu yang menyenangkan hati.Misalnya kamu boleh nonton film kesukaanmu setelah kamu melakukan olah raga.
- Jadikan kebiasaan positif mudah untuk dimulai :
- Semakin mudah kebiasaan dilakukan semakin besar kita bisa mengulanginya.
- Orang gagal melakukan kebiasaan karena langkah awalnya berat.
- Menghilangkan hambatan berarti membuat langkah pertama tanpa hambatan.
- Prinsip 2 menit adalah salah satu cara yang bisa kita lakukan. Prinsip ini mengajarkan dengan memulai kebiasaan selama 2 menit atau kurang membuat kebiasaan dilakukan tanpa membebani.
- Kebiasaan juga bisa dibantu, dengan otomatisasi, misalnya kebiasaan bangun pagi bisa dibantu dengan alarm jam.
- Kunci dari semuanya adalah atur lingkungan dan sistem sehingga mudah melakukan kebiasaan.
- Berikan hadiah untuk membuat kebiasaan menjadi sesuatu yang memuaskan hati. Tanda keberhasilan akan membuat kita terus termotivasi. Misalnya kita menandai hari atau tanggal di mana kita berhasil melakukan kebiasaan tersebut. Keberhasilan yang tampak dan tervisualisasi akan mendorong kita untuk melakukan lebih baik. Misalnya kita ingin berjalan 10.000 langkah sehari, dengan menggunakan smart watch yang dapat mengukur jumlah langkah akan memacu kita untuk lebih berusaha.
- Kebiasaan buruk diubah dengan langkah positif
- Kebiasaan buruk bisa dihilangkan dengan mempersulit akses, sembunyikan pemicunya, buat tidak menarik dan hilangkan rasa puas yang menyertainya.
- Namun kita perlu mengisi kekosongan kepuasan yang dihilangkan tersebut dengan kebiasaan lain yang bisa menimbulkan kepuasan. Misalnya kebiasaan bermain handphone saat mau tidur bisa diganti dengan kebiasaan membaca buku.
Komentar
Posting Komentar