Langsung ke konten utama

The Miracle Morning (Hal Elrod)

Mengatur pagimu dengan baik adalah kunci untuk membuat harimu berjalan luar biasa. Dalam bukunya, Hal Elrod membuat satu formula bagaimana kamu bisa memulai pagi. Elrod menyebutnya dengan istilah SAVERS.

  • (S)ILENCE :  yang berarti kita memulai hari dengan ketenangan yang berupa meditasi, pernapasan dalam  atau beribadah. Sehingga kita bisa memulai hari dengan kepala jernih dan tenang.
  • (A)FFIRMATION : yang berarti kita memberi pesan positif. Kita seringkali kurang melakukan afirmasi positif kepada diri sendiri, sehingga menjalani hari dengan kurang percaya diri. Hal yang sebaiknya dilakukan adalah melakukan apresiasi dan afirmasi positif kepada diri sendiri. Hal tersebut akan memberikan energi dan mengembalikan kepercayaan diri kita.
  • (V)ISUALIZATION : yang berarti kita membayangkan secara detail hal apa yang akan kita tuju. Sehingga kita bena-benar tahu apa wujud tujuan yang kita inginkan.
  • (E)XERCISE : di pagi hari kita perlu melakukan olahraga atau latihan fisik secara konstan  untuk meningkatkan aliran darah kita ke otak, memberi energi dan meningkatkan suasana hati. Hormon endorfin yang berfungsi untuk pereda rasa nyeri dan pembentuk suasana hati akan terbentuk saat kita melakukan gerakan fisik.
  • (R)EADING : membaca akan menambah ilmu, memberikan ide & inspirasi. Terkadang membaca juga memotivasi untuk menguatkan kamu menjalani hari.
  • (S)CRIBING: menulis jurnal di pagi hari bisa membantu kita merefleksikan diri, menetapkan tujuan, bahkan mengungkapkan rasa syukur. Jurnaling juga bisa membantu kita dalam menentukan jadwal yang akan dilakukan hari itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesenjangan Jakarta dari Sudut Berbeda

Saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta,    kita akan terkagum-kagum melihat megahnya gedung-gedung    tinggi.    Betapa majunya    kota metropolitan ini, dihiasi kerlap-kerlip warna-warni.    Sejenak kemudian, kita memasuki salah satu    gedung. Lalu naik ke lantai tertinggi dan memandang Jakarta dari kaca jendela. Oh betapa terkagetnya kita, diantara    sela-sela gedung itu, ada rumah-rumah kecil, warung-warung    sederhana, parkiran  bahkan tumpukan sampah terselip.    Tampak kontras dengan gedung-gedung kelas atas. Sebuah kesenjangan? Bisa jadi. Atau ada    sudut pandang lain untuk membingkainya. Rumah rumah   kecil   yang terselip diantara    pencakar langit, sejatinya adalah entitas pendukung kehidupan kota.    Office Boy  ,  cleaning service ,  security    bahkan    karyawan yang bekerja di    ...

Getting Things Done : Seni Menyelesaikan Pekerjaan (David Allen) Part 1

TERBEBAS DARI STRESS DENGAN MENULISKAN TUGAS Tugas- tugas yang menumpuk, ide-ide yang belum terealisasi, pesan-pesan dari atasan, email yang berjubel, terkadang membuat pikiran kita terasa berat. Perasaan stress karena memikirkan, bagaimana menyelesaikannya satu persatu sering muncul. Lalu bagaimana langkah awal mengatasi ini? Salah satu cara mengatasi penuhnya pikiran kita adalah dengan menuliskan semua tugas tersebut. Dengan mengalihkan tugas tersebut ke catatan, berarti memberikan kesempatan otak untuk berhenti memikirkannya. Menulis juga dapat menurunkan kecemasan. Karena dengan ditulis kita akan memberikan kesempatan untuk diri kita melihat permasalahan secara menyeluruh dan obyektif. Dalam menuliskan semua tugas, kita bisa dibantu dengan organizer  atau aplikasi yang membantu. KATEGORISASIKAN TUGAS YANG DICATAT Setelah kita menuangkan semua ide, janji, tugas ke dalam catatan, kita perlu mengategorisasikannya. Kategorisasi  tugas dapat dilakukan berdasarkan  jenisnya...

Prinsip 80-20 (Richard Koch)

Prinsip ini pertama kali ditemukan oleh Vilfredo Pareto di Italia. Dia menemukan bahwa di akhir 19, bahwa 80% tanah di Italia dimiliki oleh 20 % penduduk. Pola ini ternyata konsisten di berbagai bidang.  Saat ini prinsip ini dikenal dengan Hukun. Pareto. Dalam bisnis berjualan misalnya, 80 % bisa jadi berasal dari 20% pelanggan atau 20% produk tertentu. Berdasarkan prinsip tersebut, kita perlu mengidentifikasi hal-hal apa saja yang sangat berpengaruh pada produktivitas hidup kita. Oleh karena itu, dalam bukunya ini, Richard Koch menyampaikan beberapa cara bagaimana bisa kita menerapkan prinsip ini dalam kehidupan sehari-hari : Amati & catat semua aktivitas, proyek atau segala sesuatu yang memberi hasil terbesar. Hilangkan atau kurangi hal-hal yang menghabiskan waktu tanpa memberi manfaat yang signifikan. Alihkan waktu, energi dan sumber daya ke hal-hal yang membuat lebih produktif. Dalam penerapannya prinsip ini sering menemukan beberapa kesalahan : Menganggap bahwa prinsip 80-...